Balada Kueh Kering

Aku sedang merindukan kue nastar dan panggangan. Dulu aku pernah keseret ikut dalam demo masak ibu-ibu yang diprakarsai oleh tetangga. Lebih tepatnya ketika mereka bikin kue tanduk. Isiannya nenas full. Dia teksturnya krispy. Bukan yang basah kayak molen. Jadi sebenarnya aku suka kue-kuean yang berbasis nenas.  Aku sukanya yang selainya dibanyakin. Terus yang aroma menteganya keluar. Bukan sekedar balutan tepung ece-ece yang disematin kuning telor bebek biar keliatan mengkilap.

Etapi, perasaan Ramadhan baru aja mau mulai ya. Tapi, belom apa-apa gambar kueh udah bertebaran di mana-mana. Terus aku cuma bisa ngliat sambil ngerem air liur bacain resepnya satu-satu. Penasaran. Kayaknya sih bikinnya gampang ya. Samalah ama kueh-kueh kering lainnya. Cuma dibedain apa masuk kategori manis atau gurih. Itu aja. Yang penting punya panggangan.

Dan….harga panggangan itu mahal. Makan wattnya juga ga kira-kira.

*kemudian merindukan gaji ke-13, lamat-lamat….*

Advertisements

Kenalan Yuk !!!

Halo Pembaca,

Namaku Gustyanita Pratiwi. Panggil aja Nita. Seorang istri, ibu rumah tangga, blogger dan juga mantan jurnalis. Aku membuat Kodok Buntel ini setelah blogku yang satu lagi aka http://www.gembulnita.blogspot.com kuspesialisasikan untuk blog dengan kata kunci yang sering dicari sama Mbah Google. Sementara yang ini kalo bisa sih, nothing to lose, sesuai dengan apa yang aku rasa–alamiah aja, ya…walo ga menutup kemungkinan ngarep job review jugakkk sihhh. Kalo ada, plis bisa kontak di gustyanita.pratiwi@gmail.com.

Dah gitu aja, terima kasih ya sudah meluangkan sebagian menitmu untuk menengok blog yang acak adut ini.

Panggil aja di sini aku nona gembul..yang mirip ...kodok (soalnya ga ada lehernya)
Panggil aja nyonya gembul..yang mirip …kodok (soalnya ga ada lehernya)

Salam Hangat

Gustyanita Pratiwi