Pengalamanku Jalan-Jalan ke Pantai Ayah, Gombong, Kebumen Part 2 : Panas-Panasan Jam 12 Teng !

Kelar ‘isi bensin’ di Warung Cempluk, aku dan keluarga pun segera menginjakkan kaki ke Kawasan Pantai Ayah yang kala itu sedang ramai-ramainya. Maklumlah, hal ini dikarenakan masih suasana lebaran sehingga isi pantai tumplek-bleg sama lautan manusia. Mulai dari tua-muda, besar-kecil, semua ada, namun kebanyakan memang didominasi oleh ABG ato remaja tanggung yang membawa pasangan entah sekedar cari angin atau memang ada keperluan ngevlog lengkap dengan cangklongan kamera DSLR yang dikalungkan pada leher masing-masing. Wow ! Dalam hati aku pun berkata, rupanya virus ngevlog udah mulai menjangkiti muda-mudi desa dengan niatan ingin mempopulerkan wisata daerah #keplok-keplok salut, Tembul aja nda punya DSLR #lalu memandangi camdig butut yang klo ga disetting berkali-kali suka bikin pingin nyanyi, hiiiih. Padahal boleh dibilang waktu itu temasuk sedang terik-teriknya lho, namun ternyata hal tersebut tak menyurutkan semangat kami untuk mengeksplore seberapa kekinian objek wisata yang memiliki 2 konsep utama ini. Wisata hutan dan juga wisata bahari. Wisata hutannya diaplikasikan lewat Hutan Wisata Logending yang dikelola oleh Perum Perhutani Wilayah Kedu Selatan sedangkan wisata baharinya berupa Pantai Ayahnya itu sendiri.

1506104386889

Continue reading Pengalamanku Jalan-Jalan ke Pantai Ayah, Gombong, Kebumen Part 2 : Panas-Panasan Jam 12 Teng !