Depot Bakso dan Mie Ayam Mesra, Pak Maman Jangkung, Lor Teteg Sepur, Kutoarjo

“Kuah Baksonya Benar-Benar Mbedani, Cah !”

Lebaran hari kedua kemaren, lebih tepatnya selepas ngiter dari tempat saudara Pak Su, ga sengaja kami menemukan satu depot bakso enak di daerah Kutoarjo. Namanya Depot Bakso dan Mie Ayam Mesra, Pak Maman Jangkung yang berlokasi di Lor Teteg Sepur Kutoarjo. Posisinya di dekat resto Lokatara (yang menurut informasi dari google maps sudah tutup) dan Depot Es Coan. Depotnya ini kelihatan dari jalan MT Haryono setelah Toko Sukses, karena dia pasang tenda kuning yang bertuliskan nama baksonya.

Sesuai dengan namanya, sang pemilik yaitu Pak Maman memang bertubuh jangkung dan gampang dikenali. Beliau sendiri yang dengan lihai meracik adonan bakso hingga menghidangkannya ke dalam mangkok. Skillnya beneran teruji. Buktinya, rasa baksonya benar-benar mantab !

1561878435674

Sebetulnya sore itu jadi kunjungan kami yang kedua, karena sebelumnya aku sudah nyoba duluan pas H-2 sebelum Lebaran. Sengaja aku komporin Pak Su buat balik lagi karena aku bilang baksonya lain dari biasanya. Rasanya pas aja di lidah. Kuahnya itu loh yang menurutku ada sesuatunya. Bener-bener ‘mbedani’ kalau aku perhatikan dari teknik memasaknya. Karena pas pertama kali mengamati, dia ada diosek dulu di dalam wajan besar, baru abis itu dituangkeun ke dalam mangkok beserta perintilan baksonya yang lain.

Adapun perintilan bakso yang dimaksud meliputi, bakso alus, bakso urat, tahu, cesin, daun bawang, mie kuning atau bihun. Seporsinya itu untuk bakso halus terdiri dari 3 biji, sementara bakso uratnya 1. Bakso uratnya ini diametermya lebih gede beberapa centi dibanding bakso alusnya. Meski begitu, dua-duanya sama-sama gurih dan berasa dagingnya. Bukan sekedar bakso yang kebanyakan tepung. Cuma yang membedakan ya kalau yang urat lebih tebel aja dagingnya. Jadi beneran bukan yang kaleng-kaleng klo dalam bahasa gaulnya mah hahahha….

Baksonya sendiri bebas ya apakah mau pesen versi komplit ataukah mau pesen versi kosongan. Dua-duanya sama-sama enak. Tapi kalau aku sih lebih seneng pesen yang komplit, sementara Pak Su yang kosongan. Kalau komplit itu kan keliatan lebih mengenyangkan ya. Maksud aku tuh jadi beneran kayak udah makan, sementara kalau yang kosongan mah istilahnya cuma sekedar ngemil doang hahahhaha… Jadi nanggung. Mending sekalian makan berat ketimbang sepulangnya ketemu opor lagi dan opor lagi *hahahha.

1561882684703

1561882479145

1561882389879

1561883054987

1561878712234

1561878559679

1561882588485

1561878619982

Bakso komplit maupun kosongan ini pada akhirnya terasa lebih nyamleng setelah dituangkan dengan kuah yang kaldunya bener-bener gurih.. Gurihnya itu yang serius beda dari bakso yang aku makan selama ini. Apalagi kalau lihat penampakannya sendiri. Kayak lebih sedikit berminyak gitu sih aku bilang, tapi justru di situlah letak sedepnya, uuuuhhhh. Apalagi nih ya, kalau kita jago memadukan antara saos, sambal, serta kecap. Variasi warna kuah finalnya tentu saja silakan ditentukan sendiri apakah rasio antara kecap dan sambelnya yang agak banyakan ketimbang yang lain, jadi warnanya lebih gelap, ataukah mau yang saosnya mendominasi. Tentunya semua disesuaikan dengan selera masing-masing. Aku sendiri lebih seneng kecapnya yang full, sementara sambelnya dikit aja. Saus aku ga terlalu suka sih. Beda dengan Pak Su yang tiap kali ketemu bakso ataupun mie ayam, pasti ga pernah lepas dari kecap, saos, dan juga sambal, yang diantara ketiganya justru saosnya yang tumpeh-tumpeh. Jadilah kuah dia keliatannya merah banget. Ga kayak punyaku yang lebih gelap karena kecap.

Untuk seporsinya sendiri, bakso Pak Maman Jangkung ini dihargai sebesar Rp 12 ribu saja. Murah-meriah dan bikin selalu pengen balik lagi. Soalnya di Jabodetabek belom pernah nemu yang rasanya seautentik ini. Dan kalaupun nemu yang di atas rata-rata pasti harganya uda di atas Rp 20 ribu. Jadi aku bilang sih, recomended banget ini bakso. Kalau mie ayamnya sendiri aku belum pernah nyobain sih, next maybe bisa kali ya mampir lagi hahahahha… #modus.

1561885066640

1561882479145

1561878435674

1561882822871

1561882616993

1561882539539

1561886860841

1561878677750

1561882769819

1561878488090

1561882389879

Penilaian pribadi  :

Rasa 9/10

Tempat 7,5/10

Harga 9/10

Tempatnya juga cukup merakyat. Bangkunya ada beberapa macam. Ada bangku kayu yang bersisihan dengan gerobaknya, ada juga bagian lesehan. Aku sendiri pewenya duduk di bangku lesehan sih, biar bisa selonjoran. Cuma paling karena dia adanya di trotoar, depan pertokoan ya, ga terlalu luar juga sih, soalnya tempar parkirnya terbatas. Tapi walau begitu, ajaibnya depot bakso ini selalu ramai sih. Soalnya emang rasanya beneran enak. Ibarat kata sesuai judulnya, depot bakso ini bisa membikin pelanggannya tambah mesra ke si bakso yang kuah kaldunya beneran hauceeeuk !

Depot Bakso dan Mie Ayam Mesra, Pak Maman Jangkung

Lokasi : Lor Teteg Sepur, Kutoarjo
Dekat dengan Depot Es Coan

 

2 thoughts on “Depot Bakso dan Mie Ayam Mesra, Pak Maman Jangkung, Lor Teteg Sepur, Kutoarjo”

  1. isshhhhh kenapa ini jauuuuh hahahahha… lgs pgn banget akuuu.. iya nit, di jkt mah nemu bakso yg enak, itu hrgnya udh mahal. bisa di atas 20an… jrg msh ada yg di bawah 15 kyk gitu.

    tp aku tuh ga jaho ngeracik kecap, saus dan sambel. :p. kdg rasa kuahnya malah jd kacau hahahahha… beda ama mamaku yg jago bikin kuahnya jd makin enak setelah dicampur kecap, saus dan sambel

    Like

  2. Bakso aku paling suka kalo ada mie kuningnya, dan selalu yang dibeli bakso halus. Kalo bakso kasar atau bakso urat aku nggak begitu suka, kebalikan dengan adikku.
    Makan bakso paling nikmat kalo hawa lagi adem 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s