Category Archives: Kuliner

Bebek Goreng H. Slamet

Bebek lagi dan bebek lagi. Rupanya aku memang pecinta bebek sejati #hahahazeggggh. Soalnya, kulit bebek itu tebel sih percis kayak lemak-lemak di tubuh ini #ngggg (?). Jadi aku merasa kayak ada hubungan batin gitu ama si bebek #ngggg_(?)_ jilid_2. Pokoknya bebek diapain aja, aku doyan !

Kali ini pencarianku jatuh pada satu kedai bebek yang uda cukup terkenal seantero jagad Indonesia, apalagi klo bukan Bebek Goreng H. Slamet yang selalu ramai itu. Kebetulan cabang yang kudatangi berlokasi di Jl. Daan Mogot No.37, Sukarasa, yang berada di pusat Kota Tangerang.

Baca juga : “Ayam Judes vs Bebek Banyumas”

1508766003541

Continue reading Bebek Goreng H. Slamet

Advertisements

Soto Kudus Waroeng Ratoe, Buaran Indah, Tangerang

 

Kupikir-pikir, soto kudus di bilangan Tangerang itu buanyak juga ya macemnya. Terlepas dari seringnya aku bolak-balik ke Soto Kudus rekomendasi Pak Su yang terletak di depan Mall Tang City, ternyata di kesempatan lainnya aku juga ga begitu kesulitan menemukan kedai soto kudus dengan merek berbeda. Contohnya ya yang berada di Jl. Kh. Hasyim Ashari No.76B, Buaran Indah, Cipondoh, Kota Tangerang. Aslinya, nemu kedai ini dalam keadaan ga sengaja yaitu pada saat kami bingung mau sarapan apa di hari Minggu yang sudah menuju penghabisan pagi itu. Soalnya suka kebiasaan sih begadangin film buat nemenin Pak Su pas malam minggunya, jadi otomatis kami jadi suka kesiangan deh keesokan harinya #alesyan wkwk.

1508766550833

Continue reading Soto Kudus Waroeng Ratoe, Buaran Indah, Tangerang

Dawet Ireng Jembatan Butuh

Ga ada habisnya klo aku bicara tentang minuman khas dari kampung halaman Pak Su yang bernama “Dawet Ireng Jembatan Butuh” ini. Terletak di timur Jembatan Butuh (lebih tepatnya setelah Pertigaan Klepu) atau yang sekarang dikenal dengan Jl. Nasional No.3, Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dawet ini memang sudah cukup moncer di kalangan pecinta kuliner lokal, umumnya setelah diinfokan lewat mulut ke mulut. Coba aja kalian googling sendiri, betapa banyaknya media massa yang telah mengulasnya lantaran cukup fenomenalnya rasa dawet ini, di samping memang posisi kedainya yang cukup strategis. Karena, dia berada di pinggir jalan utama penghabisan antara batas Kebumen-Kutoarjo sehingga banyak dilalui oleh kendaraan bermotor maupun roda 4. Jadi misalkan kalian sudah melihat keramaian pada sebuah pendopo kayu terbuka yang berlantaikan semen tegel–sementara di depannya mangkal pikulan dawet, gentong, serta papan nama bertuliskan “Dawet Ireng Jembatan Butuh Pak Wagiman”, maka sudah bisa dipastikan bahwa kalian telah sampai pada salah satu warisan kuliner daerah yang legendaris itu.

1509081209316 Continue reading Dawet Ireng Jembatan Butuh

Aku Suka Nastarnya Holland Bakery !

 

Eh aku sering cerita ya klo cookies lebaran kesukaanku itu yang ada kejutan selainya. Selai nanas sih lebih tepatnya. Klo nama bekennya sih nastar #laaaawfff. Nah, tapi kan sering tuh, klo beli yang model toplesan suka dapet yang nanasnya secuil. Yang mana aku pasti kurang puas gitu loh… karena yang aku cari sebenarnya adalah nanasnya, wkwk. Jadi aku suka underestimate duluan klo ketemu nastar toplesan apalagi yang model toplesannya cuma plastikan, hoho…

1508779678993

Continue reading Aku Suka Nastarnya Holland Bakery !

Empal Gentong Daging Sapi Ibu Susi, Perum Permata, Tangerang

Waktu itu Kabupaten Tangerang lagi panas-panasnya. Jam 12.00 WIB, matahari sedang berada tepat di atas kepala. Uda gitu perut bawaannya pingin makan yang seger-seger aja. Pas keliling-keliling seantero jagad *ups, maksudnya sekeliling kompleks, rasanya kok ya putus asa mau makan apa. Maunya sih yang belom pernah dicobain. Soalnya uda bocand kaka klo mam yang itu-itu aja.

1508741646201

Continue reading Empal Gentong Daging Sapi Ibu Susi, Perum Permata, Tangerang

Review Pondok Sangiang Jaya Seafood, Tangerang

Ngomongin seafood, biasanya rada susah ya cari tempat makan yang dari segi dompet oke, namun tetap menyajikan kualitas rasa yang jauh di atas rata-rata. Nah, kebetulan di Tangerang ada nih yang masuk kategori ini. Terlalu mahal engga, terlalu murah juga enggak. Tengah-tengah lah, cuma rasanya bisa kubilang beda dari seafood warung tenda kebanyakan, karena dia mengandalkan cita rasa ‘bumbu khas’. Semacam bumbu keluarga alias resep rahasia gitu #halah. Tapi beneran rasanya maknyus tenan. Nama tempatnya Pondok Sangiang Jaya Seafood dengan basis produk ikan-ikanan, ayam, juga seafood.

1508349440894 Continue reading Review Pondok Sangiang Jaya Seafood, Tangerang