Nyobain Ayam Goreng Suharti Kutoarjo

Jaman aku kecil, perasaan seriiiiiing banget aku ngliwatin salah satu resto ayam yang cukup terkenal seantero nusantara, apalagi klo bukan Ayam Suharti.Yang aku maksud di sini adalah Ayam Suharti cabang Kutoarjo ya. Sayangnya waktu itu, klo liwat ya cuma sekedar gigit jari aja. Karena aku pikir restonya cukup ningrati ya, jadi ga sesuai lah ama dompet kami yang pas-pasan di era tahun 90-an akhir itu. Jadi istilahnya cuma bisa memandang dan tak bisa memiliki mencicipi, hadududududuuuuh…sawwry klo lebe. Tapi emang iya sih kenyataannya. Blom lagi keluarga kami yang emang saklek jarang jajan di luar karena untuk makan sehari-hari aja uda syukur alhamdulilah–ngepas budget. Pokoknya makan ya yang ada di rumah aja alias masakan ibu. Sesuai banget lah ama gambar ilustrasi di buku-buku gizi jaman sekulah yang mana semua berasal dari jerih payah ibu dalam hal mengoprek dapur. Masih inget banget tuh sama lauk yang sering tersaji di meja, klo ga tempe ya tahu. Ndina-ndina pesti tempe-tahu-tempe-tahu. Ayam mah boro-boro, telor dadar ama ceplok aja jarang. Paling juga beberapa minggu sekali dan itu pun uda mewah banger anjiiir. Jadi, klo aku boncengan motor sama bapak dan kebetulan liat plangnya Ayam Suharti yang lejen itu (dengan ciri khas foto Ibu Suharti yang berkebaya dan bersanggul klasik), aku pun cuma bisa membatin, kapaaaan ya aku bisa ngicipin ayam kampung goreng yang kata orang wuenaaaaak itu.

1530542990956

Continue reading

Advertisements

Mie Ayam Pak Paiman, Pasar Kutoarjo

Wagelaseeeeeh, uda lama banget blognya dianggurin !!! Terus dateng-dateng bawa update-an tentang mie ! Mintak ditabok ga seeeh? Hihihi…salim-salim dulu ah sebelom pamer futu-futunya. Ya abis gimana ya… Tang-mentang baru mudik, eke ga bisa gitu aja dunk main kaboor ga ngisi updatean terbaru. Sapa tau ada yang menanti-nantikan cerita perut admin gembul nan sexy inih haiiiish. Jadi, kali ini aku mau ngrekomendasiin tempat makan enak waktu Lebaran kemaren, karena eh karena diri ini terlalu mblenger dengan menu berbasis santen yang yu know la ya apa itu opor–plis aku udah bocen anet hiks sama yang namanya opor, jadilah waktu menyambangi Pasar Kutoarjo–yang mana hanya berjarak beberapa kilo saja dari rumah bumer, kuputuskanlah buat ngemie aja. Iya ngemie-ayam.

1530254591427

Continue reading

Dawet Ireng Jembatan Butuh

Ga ada habisnya klo aku bicara tentang minuman khas dari kampung halaman Pak Su yang bernama “Dawet Ireng Jembatan Butuh” ini. Terletak di timur Jembatan Butuh (lebih tepatnya setelah Pertigaan Klepu) atau yang sekarang dikenal dengan Jl. Nasional No.3, Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dawet ini memang sudah cukup moncer di kalangan pecinta kuliner lokal, umumnya setelah diinfokan lewat mulut ke mulut. Coba aja kalian googling sendiri, betapa banyaknya media massa yang telah mengulasnya lantaran cukup fenomenalnya rasa dawet ini, di samping memang posisi kedainya yang cukup strategis. Karena, dia berada di pinggir jalan utama penghabisan antara batas Kebumen-Kutoarjo sehingga banyak dilalui oleh kendaraan bermotor maupun roda 4. Jadi misalkan kalian sudah melihat keramaian pada sebuah pendopo kayu terbuka yang berlantaikan semen tegel–sementara di depannya mangkal pikulan dawet, gentong, serta papan nama bertuliskan “Dawet Ireng Jembatan Butuh Pak Wagiman”, maka sudah bisa dipastikan bahwa kalian telah sampai pada salah satu warisan kuliner daerah yang legendaris itu.

1509081209316 Continue reading

Resep Kupat Tahu Khas Purworejo Ala Ibu Mertua

Sebagai bagian dari citizen baru salah satu kota kecil di Kabupaten Purworejo (karena Pak Su kebetulan asli sana), ada satu kebiasaan yang kini aku dapati setiap kali pulang kampung. Kebiasaan tersebut adalah masih berkutat soal makanan. Utamanya yang menjadi ciri khas dari daerah sana, seperti yang akan aku ceritakan berikut ini yaitu kupat tahu khas Purworejo. Kebetulan, kata kunci ini yang paling sering kutemui di laman statistik blog, jadi niatku sih sekalian mau bantuin kamu-kamu yang penasaran alias kepo ama yang namanya kupat tahu ini.

1508777357233

Continue reading

Bakmi Kangen Pak Edy, Kutoarjo

Malam-malam begini enaknya jadi kompor biar pada melipir ke kede bakmi fufufu #otak_jahat.

Tapi beneran deh kali ini aku mau cerita tentang tempat makan di kampung halaman yang lumayan legendaris yakni “Bakmi Kangen Pak Edy” yang berada di Kutoarjo (lokasinya berada di deket pasar). Sebenernya aku pernah ngulas di blogku yang gembulnita, cuma di sana kok ya aku campur-campur ama review lain, jadi kesannya moler-moler ehehehe. Makanya aku mau tulis ulang dengan fokus utama di bakminya.

1483359746386

Continue reading

Potret Pasar Kutoarjo dan Penganan Khas

Dear Desember sudah hampir berlalu ya…Sudah nyampe tengah-tengah, dan ga kerasa bentar lagi terdengar bunyi terompet tahun baru. Sudah pulang kampung belum? Sudah ngiter-ngiter tempat asyik di kampung yang sebenernya kalo dijembrengin di blog bakal jaring views¬†yang lumayan banyak karena masih sedikit yang nulis, hehehe…

Okay, pada kesempatan kali ini aku mau nulis tentang pengalamanku berwisata pasar di kampung halaman Pak Suami, Kutoarjo. Ng..,ya sebenernya bukan kampung aslinya pas sih, melainkan satu kabupatennya saja. Tapi kalo diamat-amatin ya memang deket sih dengan kediaman beliau–tinggal nge-colt (semacam angkutan umum di desa) selang 15 menit kemudian udah nyampe di lokasi.

1482123822652

Continue reading