Category Archives: Traveling

Jalan-Jalan ke Bali Part 5 : “Bermalam di Grand Mega Resort and Spa, Bali”

Bertolak dari Warung Bu Kris Cabang Nusa Dua, kami pun menuju hotel selanjutnya yaitu Grand Mega Resort and Spa yang berlokasi di jl By Pass Ngurah Rai No 234, Kuta, Badung, Bali. Hotel ini terletak di pusat kota sehingga akses kemanapun lumayan gampang. Misalnya dari : Rumah Sakit BIMC (0,04 km), Patung Dewa Ruci (0,27 km), Mall Bali Galeria (0,32 km), serta Hardys Mall Kuta (1,06 km). Ama tempat wisata pantainya juga deket, terutama untuk daerah Kute plus Legian. Dia juga deket dengan akses transportasi umum baik itu taksi lokal maupun bus yang bernama Kura-Kura bus dengan shelter utama berada di Mall Bali Galeria.

Baca juga : “Makan Siang di Warung Bu Kris”

1518680322198

Continue reading Jalan-Jalan ke Bali Part 5 : “Bermalam di Grand Mega Resort and Spa, Bali”

Advertisements

Jalan-Jalan ke Bali Part 3 : Pantai Padang-Padang

Senyum terukir saat mendapati raga ini sudah berada di atas bumi Bali yang begitu harum bertabur kembang-kembang sesaji di setiap sudut-sudutnya. Bali memang selalu begitu. Wangi dan ngangenin.

Pagi itu–sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA)–usai sarapan kilat di Hotel Rivavi, kami pun segera check out untuk menuju destinasi wisata selanjutnya. Ya, walau sebenarnya belom fix-fix amat tujuannya mau kemana. Karena gawatnya kami adalah termasuk orang yang terlalu santai (sehingga itinerary yang udah dibikin sedemikian njlimet pada akhirnya jadi kayak semacam simbolic aja, selebihnya ngikutin mood. Dipikirnya ntar-ntaran aja lah sambil jalan…. Biarkan angin yang kan membawa kaki ini melangkah, wakakkak #nekad.

Baca juga : “Itinerary Wisata Bali 5 Hari 4 Malam”
Baca juga : Bermalam di Rivavi Kuta Beach Hotel, Legian”

1517498212041

Continue reading Jalan-Jalan ke Bali Part 3 : Pantai Padang-Padang

Jalan-Jalan ke Bali Part 2 : Bermalam di Rivavi Kuta Beach Hotel, Legian

Setelah ‘isi bensin’ di Ayam Betutu Khas Gilimanuk (baca : makan), Om Anto Ndut segera ngedrop aku dan Pak Su kembali ke hotel yang akan kami inapi malam itu juga (saking badan uda remek-remeknya setelah perjalanan udara sekitar 2,5 jam yang dipenuhi dengan hujan dan badai dari atas bumi Jatim sampai Bandar Udara Ngurah Rai). Makanya abis makan rasanya tuh uda pengen bersih-bersih aja klo ga ngegelebag sebentar sebelum haland-haland menikmati malam minggunya Kuta. Nah, dikarenakan waktunya mepet, akhirnya pilihan nginep jatuh pada hotel berkonsep minimalis vertikal yang bernama Rivavi Kuta Beach Hotel.

Baca juga : Jalan-Jalan ke Bali Part 1, Mampir ke Ayam Betutu Khas Gilimanuk

1517472236619

Continue reading Jalan-Jalan ke Bali Part 2 : Bermalam di Rivavi Kuta Beach Hotel, Legian

Jalan-Jalan ke Bali (Part 1) : Mampir ke Ayam Betutu Khas Gilimanuk….

Ceritanya aku lagi kangen Bali. Makanya mau ulis ulang semua-mua yang terkait dengan Bali walaupun sebenernya udah pernah aku tulis juga di blog aku yang satu lagi yaitu gembulnita, wkwk. Linknya bisa dicek di sini dan di sini.

Tapiiii, berhubung aku orangnya visual banget, maka pas ngeliat kok postingan kulinerku yang di blogspot keliatan kurang okay ya foto-fotonya (maksudnya kurang gede Cuy, udah gitu pixelnya juga ngeblur), sehingga aku sendiri jadi males buka blogspot misal pas lagi nulis kuliner tapi kena masalah teknis tadi *halaaah apaseh*. Jadi terpaksalah aku rekap ulang di wordpressku ini, biar akunya juga segeran kan baca tulisan sendiri, wkwk… Soalnya di wordpress lebih enakeun majang futu-futu ukuran gede. Keliatannya lebih pas aja diliat dari angle manapun.

1517451679326

Continue reading Jalan-Jalan ke Bali (Part 1) : Mampir ke Ayam Betutu Khas Gilimanuk….

Pengalamanku Jelajah Jakarta dalam Sehari Part 2 : Jalan-Jalan ke Ragunan

Note : jalan-jalan awal tahun 2016, baru sempet dibikin ceritanya sekarang 😀

Fyuhhh !!! Misi ngenalin adek ke tempat-tempat wisata di Jakarta belomlah cukup dijabanin dalam sehari. Setelah sebelumnya marathon mengunjungi Masjid Istiqlal, Monas, hingga Kota Tua, aku ngerasa masih kurang klo belom mampir ke Kebun Binatang Ragunannya. Soalnya di sana paling adem sih. Banyak pohon-pohon sekaligus bisa piknik di wahana terbuka. Uda gitu areanya luas lagi, di samping tentu aja karena aku pengen nengokin binatang-binatang lucu yang menjadi koleksinya selama ini. Bahkan tadinya aku pengen banget nunjukin Pusat Primatanya ke si adek karena dari sekian wahana yang ada, si Pusat Primatanya ini atau biasa disebut “Schmutzer” bagiku merupakan salah satu wahana yang paling bersih sekaligus keren dari sisi design. Berani bilang gitu soalnya, pas zaman-zaman dulu masih pacaran, kan aku demen banget tuh bulak-balik Ragunan ama Pak Su. Maklum, ceritanya nyari tempat wisata yang murah meriah Cuy #harga anak kos, hihihi. Terus waktu itu kan yang paling membekas dalam ingatan adalah waktu Beliau ngajakin aku ke kandang gorilanya gitu deh. Nah si gorila yang unyuk-unyuk ini adanya di Pusat Primata yang aku ceritain tadi. Tempatnya guedeeee banget, banyak undak-undakannya–yang mana di bawahnya itu merupakan kandang gorila dengan setting mirip hutan. Terus ada terowongan menuju ke bawah yang di samping-sampingnya adalah kandang berbagai jenis primata. Pokoknya bagus banget nyampe aku terobsesi pingin nunjukin ke si adek pas maen ke Jakarta, misal mampir ke Ragunan, aturan yang wajib dikunjungi ya ini. Namun bagaimana eksekusinya, ternyata kita lihat nanti. Soalnya ternyata waktunya ga cukup, dan kami banyak menghabiskan waktu di kandang hewan-hewan umumnya aja, hiks….#yup, semua ini karena start dari Bekasi (tempat kakak) agak siangan, jadi nyampe Ragunannya juga pas matahari uda rada naik.

Baca juga : Pengalamanku Jelajah Jakarta dalam Sehari Part 1 : Mengunjungi Masjid Istiqlal, Monas, sampai Kota Tua

1506677135665

Continue reading Pengalamanku Jelajah Jakarta dalam Sehari Part 2 : Jalan-Jalan ke Ragunan

Pengalamanku Jelajah Jakarta dalam Sehari Part 1 : Mengunjungi Masjid Istiqlal, Monas, sampai Kota Tua

“Dadakan Ikut Jumatan di Masjid Istiqlal”

Note : jalan-jalan awal tahun 2016, baru sempet dibikin ceritanya sekarang 😀

Pertengahan tahun lalu adekku, Kunyut kebetulan sedang libur panjang. Liburnya ini dalam rangka memasuki tahun ajaran baru sebelum benar-benar memasuki salah satu bangku universitas negeri untuk fakultas kedokteran. Karenanya, daripada diem di rumah–mentok-mentoknya diribetin kucing-kucing kami yang jatohnya lebih mirip luwak white coffee, mending aku komporin dia buat main ke Jakarta. Eh, bukan Jakartanya langsung ding, melainkan pinggir Jakartanya. Maklum, aku sendiri domisili Tangerang, sedang kakakku domisili Bekasi. Jadi ujung ketemu ujung. Maksud aku, nanti si Kunyut nginepnya gantian. Berapa hari di Tangerang, berapa hari di Bekasi. Cuma tetep, rekomendasi tempat wisatanya aku saranin di Jakarta aja yang banyak pilihan. Mulai dari Monas, Kota Tua, atau Ragunan. Misal mau didatengin semua ya hayok, kami siap mengantar. Paling-paling requestnya ke Pak Su, suruh cuti di Hari Sabtunya, karena kan kebetulan Jumatnya tanggal merah (meski aku lupa libur apaan).

1506486365948

Continue reading Pengalamanku Jelajah Jakarta dalam Sehari Part 1 : Mengunjungi Masjid Istiqlal, Monas, sampai Kota Tua

Pengalamanku Jalan-Jalan ke Pantai Ayah, Gombong, Kebumen Part 2 : Panas-Panasan Jam 12 Teng !

Kelar ‘isi bensin’ di Warung Cempluk, aku dan keluarga pun segera menginjakkan kaki ke Kawasan Pantai Ayah yang kala itu sedang ramai-ramainya. Maklumlah, hal ini dikarenakan masih suasana lebaran sehingga isi pantai tumplek-bleg sama lautan manusia. Mulai dari tua-muda, besar-kecil, semua ada, namun kebanyakan memang didominasi oleh ABG ato remaja tanggung yang membawa pasangan entah sekedar cari angin atau memang ada keperluan ngevlog lengkap dengan cangklongan kamera DSLR yang dikalungkan pada leher masing-masing. Wow ! Dalam hati aku pun berkata, rupanya virus ngevlog udah mulai menjangkiti muda-mudi desa dengan niatan ingin mempopulerkan wisata daerah #keplok-keplok salut, Tembul aja nda punya DSLR #lalu memandangi camdig butut yang klo ga disetting berkali-kali suka bikin pingin nyanyi, hiiiih. Padahal boleh dibilang waktu itu temasuk sedang terik-teriknya lho, namun ternyata hal tersebut tak menyurutkan semangat kami untuk mengeksplore seberapa kekinian objek wisata yang memiliki 2 konsep utama ini. Wisata hutan dan juga wisata bahari. Wisata hutannya diaplikasikan lewat Hutan Wisata Logending yang dikelola oleh Perum Perhutani Wilayah Kedu Selatan sedangkan wisata baharinya berupa Pantai Ayahnya itu sendiri.

1506104386889

Continue reading Pengalamanku Jalan-Jalan ke Pantai Ayah, Gombong, Kebumen Part 2 : Panas-Panasan Jam 12 Teng !